Heboh Air Bulang! Excavator Tambang Diduga Ilegal Nekat Masuk Dekat Permukiman

Oleh admin • 15 Apr 2026, 14:03 WIB • 205 Views

Bangka Selatan,Teammacanputih.com Ketenteraman Dusun Air Bulang, Desa Keposang, Kecamatan Toboali, terusik oleh suara dentuman alat berat yang bekerja nyaris tanpa henti. Ironisnya, aktivitas penambangan pasir timah yang diduga ilegal itu disebut berlangsung hanya sepelemparan batu dari rumah warga, bahkan disinyalir telah merambah kawasan hutan.Rabo,15/04/26

Kondisi ini memicu keresahan warga yang khawatir terhadap dampak kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar.
Seorang warga berinisial R mengungkapkan, alat berat yang digunakan dalam aktivitas tambang tersebut terlihat jelas berada tepat di belakang permukiman.

“Alat beratnya jelas terlihat dari belakang rumah warga. Kami takut kalau tanah longsor, banjir, atau dampak lain yang membahayakan keluarga kami,” ujar R kepada awak media.
Dari hasil penelusuran awal, aktivitas tambang itu disebut-sebut melibatkan seorang warga setempat bernama Tayel, sosok yang namanya tidak asing bagi masyarakat Desa Keposang. Selain diduga memiliki aktivitas tambang, ia juga dikenal sebagai salah satu kolektor pasir timah di wilayah tersebut.

Munculnya kembali nama Tayel dalam dugaan tambang ilegal ini menambah kecurigaan publik terhadap maraknya aktivitas penambangan tanpa izin yang seolah terus berlangsung tanpa hambatan.

“Kalau dibiarkan terus, yang rugi warga. Lingkungan rusak, rumah kami terancam. Kami minta aparat jangan tutup mata,” tegas R.
Awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak yang disebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, Tayel belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatannya.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan menyampaikan apresiasi atas informasi dari masyarakat dan memastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa persoalan tambang ilegal di Bangka Belitung masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi aparat penegak hukum. Publik kini menunggu langkah nyata dan penindakan tegas agar hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga berlaku setara bagi siapa pun.

Editor : A2s penulis : team macan putih

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP